Kode masalah P26xx
256 kode generik dari P2600 hingga P26FF, beserta arti masing-masing.
- P2600 Rangkaian Kontrol Pompa Coolant A / Terbuka
- P2601 Kinerja Rangkaian Kontrol Pompa Coolant A/Gagal Aktif
- P2602 Rangkaian Kontrol Pompa Coolant Terbuka
- P2603 Rangkaian Kontrol Pompa Coolant Rendah
- P2604 Rentang/Kinerja Rangkaian Pemanas Udara Masuk A
- P2605 Rangkaian Pemanas Udara Masuk B/Terbuka
- P2606 Rentang/Kinerja Rangkaian Pemanas Udara Masuk B
- P2607 Rangkaian Pemanas Udara Masuk B Rendah
- P2608 Rangkaian Pemanas Udara Masuk B Tinggi
- P2609 Kinerja Sistem Pemanas Udara Masuk
- P260A Rangkaian Kontrol PTO / Terbuka
- P260B Rangkaian Kontrol PTO Rendah
- P260C Rangkaian Kontrol PTO Tinggi
- P260D Rangkaian Kontrol Lampu PTO Terhubung
- P260E Rangkaian Kontrol Lampu Regenerasi Diesel Particulate Filter
- P260F Kinerja Prosesor Pemantauan Sistem Evaporatif
- P2610 Kinerja Timer Engine Off Internal ECM/PCM
- P2611 Rangkaian Kontrol Katup Distribusi Refrigeran A/C/Terbuka
- P2612 Rangkaian Kontrol Katup Distribusi Refrigeran A/C A Rendah
- P2613 Rangkaian Kontrol Katup Distribusi Refrigeran A/C A Tinggi
- P2614 Rangkaian Keluaran Sinyal Posisi Camshaft/Terbuka
- P2615 Rangkaian Keluaran Sinyal Posisi Camshaft Rendah
- P2616 Rangkaian Keluaran Sinyal Posisi Camshaft Tinggi
- P2617 Rangkaian Keluaran Sinyal Posisi Crankshaft/Terbuka
- P2618 Rangkaian Keluaran Sinyal Posisi Crankshaft Rendah
- P2619 Rangkaian Keluaran Sinyal Posisi Crankshaft Tinggi
- P261A Rangkaian Kontrol Pompa Coolant B / Terbuka
- P261B Kinerja Rangkaian Kontrol Pompa Coolant B/Gagal Aktif
- P261C Rangkaian Kontrol Pompa Coolant B Rendah
- P261D Rangkaian Kontrol Pompa Coolant B Tinggi
- P261E Rangkaian Kontrol Pompa Coolant B Macet Aktif
- P261F Rangkaian Kontrol Pompa Coolant A Macet Aktif
- P2620 Rangkaian Keluaran Posisi Throttle/Terbuka
- P2621 Tegangan Rendah pada Rangkaian Output Posisi Throttle
- P2622 Tegangan Tinggi pada Rangkaian Output Posisi Throttle
- P2623 Rangkaian Regulator Tekanan Kontrol Injektor / Terbuka
- P2624 Tegangan Rendah pada Rangkaian Regulator Tekanan Kontrol Injektor
- P2625 Tegangan Tinggi pada Rangkaian Regulator Tekanan Kontrol Injektor
- P2626 Rangkaian Trim Arus Pompa Sensor O2 Terbuka (Bank 1 Sensor 1)
- P2627 Rangkaian Trim Arus Pompa Sensor O2 Rendah (Bank 1 Sensor 1)
- P2628 Rangkaian Trim Arus Pompa Sensor O2 Tinggi (Bank 1 Sensor 1)
- P2629 Rangkaian Trim Arus Pompa Sensor O2 Terbuka (Bank 2 Sensor 1)
- P262A Injektor Bahan Bakar — Injeksi Pilot Belum Dipelajari
- P262B Kinerja Timer Pemadaman Modul Kontrol
- P262C Rangkaian Tegangan Referensi Sensor G Terbuka
- P262D Tegangan Rendah pada Rangkaian Tegangan Referensi Sensor G
- P262E Tegangan Tinggi pada Rangkaian Tegangan Referensi Sensor G
- P262F Rentang/Kinerja Rangkaian Tegangan Referensi Sensor G
- P2630 Rangkaian Trim Arus Pompa Sensor O2 Rendah (Bank 2 Sensor 1)
- P2631 Rangkaian Trim Arus Pompa Sensor O2 Tinggi (Bank 2 Sensor 1)
- P2632 Rangkaian Kontrol Pompa Bahan Bakar B / Terbuka
- P2633 Tegangan Rendah pada Rangkaian Kontrol Pompa Bahan Bakar B
- P2634 Tegangan Tinggi pada Rangkaian Kontrol Pompa Bahan Bakar B
- P2635 Aliran Rendah/Kinerja Pompa Bahan Bakar A
- P2636 Aliran Rendah/Kinerja Pompa Bahan Bakar B
- P2637 Sinyal Umpan Balik Manajemen Torsi A
- P2638 Rentang/Kinerja Sinyal Umpan Balik Manajemen Torsi A
- P2639 Sinyal Umpan Balik Manajemen Torsi A Rendah
- P263A Tegangan Rendah pada Rangkaian Kontrol MIL
- P263B Tegangan Tinggi pada Rangkaian Kontrol MIL
- P263C Kinerja Driver Kontrol Busi Pijar
- P263D Kinerja Driver Pemanas Reduktan
- P263E Modul Kontrol Busi Pijar 1 Terlalu Panas
- P263F Modul Kontrol Busi Pijar 2 Terlalu Panas
- P2640 Sinyal Umpan Balik Manajemen Torsi A Tinggi
- P2641 Sinyal Umpan Balik Manajemen Torsi B
- P2642 Rentang/Kinerja Sinyal Umpan Balik Manajemen Torsi B
- P2643 Sinyal Umpan Balik Manajemen Torsi B Rendah
- P2644 Sinyal Umpan Balik Manajemen Torsi B Tinggi
- P2645 Rangkaian Kontrol Aktuator Rocker Arm A / Terbuka Bank 1
- P2646 Kinerja Sistem Aktuator Rocker Arm A / Macet Mati Bank 1
- P2647 Sistem Aktuator Rocker Arm A Macet Aktif Bank 1
- P2648 Tegangan Rendah pada Rangkaian Kontrol Aktuator Rocker Arm A Bank 1
- P2649 Tegangan Tinggi pada Rangkaian Kontrol Aktuator Rocker Arm A Bank 1
- P264A Rangkaian Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Bank 1
- P264B Rentang/Kinerja Rangkaian Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Bank 1
- P264C Tegangan Rendah pada Rangkaian Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Bank 1
- P264D Tegangan Tinggi pada Rangkaian Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Bank 1
- P264E Rangkaian Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Terputus-putus/Tidak Stabil Bank 1
- P264F Nomor Seri Mesin Belum Diprogram atau Tidak Kompatibel
- P2650 Rangkaian Kontrol Aktuator Rocker Arm B / Terbuka Bank 1
- P2651 Kinerja Sistem Aktuator Rocker Arm B Buruk/Macet pada Posisi Nonaktif Bank 1
- P2652 Sistem Aktuator Rocker Arm B Macet Aktif Bank 1
- P2653 Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Aktuator Rocker Arm B Bank 1
- P2654 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Aktuator Rocker Arm B Bank 1
- P2655 Sirkuit Kontrol Aktuator Rocker Arm A Terbuka Bank 2
- P2656 Kinerja Sistem Aktuator Rocker Arm A Buruk/Macet pada Posisi Nonaktif Bank 2
- P2657 Sistem Aktuator Rocker Arm A Macet Aktif Bank 2
- P2658 Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Aktuator Rocker Arm A Bank 2
- P2659 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Aktuator Rocker Arm A Bank 2
- P265A Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Bank 1
- P265B Rentang/Performa Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Bank 1
- P265C Tegangan Rendah pada Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Bank 1
- P265D Tegangan Tinggi pada Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Bank 1
- P265E Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Terputus-putus/Tidak Stabil Bank 1
- P265F Rentang/Performa Sirkuit Kontrol Kompresor A/C Variabel
- P2660 Sirkuit Kontrol Aktuator Rocker Arm B Terputus Bank 2
- P2661 Kinerja Sistem Aktuator Rocker Arm B Buruk/Macet pada Posisi Nonaktif Bank 2
- P2662 Sistem Aktuator Rocker Arm B Macet Aktif Bank 2
- P2663 Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Aktuator Rocker Arm B Bank 2
- P2664 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Aktuator Rocker Arm B Bank 2
- P2665 Sirkuit Kontrol Katup Pemutus Bahan Bakar B Terbuka
- P2666 Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Katup Pemutus Bahan Bakar B
- P2667 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Katup Pemutus Bahan Bakar B
- P2668 Sirkuit Kontrol Lampu Indikator Mode Bahan Bakar
- P2669 Sirkuit Tegangan Suplai Aktuator B Terputus
- P266A Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Bank 2
- P266B Rentang/Performa Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Bank 2
- P266C Tegangan Rendah pada Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Bank 2
- P266D Tegangan Tinggi pada Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Bank 2
- P266E Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm A Terputus-putus/Tidak Stabil Bank 2
- P266F Arus/Suhu Driver Sirkuit Kontrol Katup Distribusi Refrigeran A/C A Terlalu Tinggi
- P2670 Tegangan Rendah pada Sirkuit Tegangan Suplai Aktuator B
- P2671 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Tegangan Suplai Aktuator B
- P2672 Pergeseran Timing Pompa Injeksi
- P2673 Kalibrasi Timing Pompa Injeksi Belum Dipelajari
- P2674 Kalibrasi Bahan Bakar Pompa Injeksi Belum Dipelajari
- P2675 Sirkuit Kontrol Saluran Masuk Pembersih Udara Terputus
- P2676 Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Saluran Masuk Pembersih Udara
- P2677 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Saluran Masuk Pembersih Udara
- P2678 Sirkuit Kontrol Katup Pembuang Udara Sistem Pendingin Terbuka
- P2679 Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Katup Pembuangan Udara Sistem Pendingin
- P267A Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Bank 2
- P267B Rentang/Performa Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Bank 2
- P267C Tegangan Rendah pada Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Bank 2
- P267D Tegangan Tinggi pada Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Bank 2
- P267E Sirkuit Sensor Posisi Aktuator Rocker Arm B Terputus-putus/Tidak Stabil Bank 2
- P267F Sirkuit Sensor Suhu Internal Modul Kontrol A Terputus-putus/Tidak Stabil
- P2680 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Katup Pembuangan Udara Sistem Pendingin
- P2681 Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin Terbuka
- P2682 Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin
- P2683 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin
- P2684 Sirkuit Tegangan Suplai Aktuator C Terbuka
- P2685 Tegangan Rendah pada Sirkuit Tegangan Suplai Aktuator C
- P2686 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Tegangan Suplai Aktuator C
- P2687 Sirkuit Kontrol Pemanas Pasokan Bahan Bakar / Terbuka
- P2688 Sirkuit Kontrol Pemanas Pasokan Bahan Bakar Rendah
- P2689 Sirkuit Kontrol Pemanas Pasokan Bahan Bakar Tinggi
- P268A Kalibrasi Injektor Bahan Bakar Belum Dipelajari/Diprogram
- P268B Kalibrasi Pompa Bahan Bakar Bertekanan Tinggi Belum Dipelajari/Diprogram
- P268C Data Injektor Silinder 1 Tidak Kompatibel
- P268D Data Injektor Silinder 2 Tidak Kompatibel
- P268E Data Injektor Silinder 3 Tidak Kompatibel
- P268F Data Injektor Silinder 4 Tidak Kompatibel
- P2690 Data Injektor Silinder 5 Tidak Kompatibel
- P2691 Data Injektor Silinder 6 Tidak Kompatibel
- P2692 Data Injektor Silinder 7 Tidak Kompatibel
- P2693 Data Injektor Silinder 8 Tidak Kompatibel
- P2694 Data Injektor Silinder 9 Tidak Kompatibel
- P2695 Data Injektor Silinder 10 Tidak Kompatibel
- P2696 Data Injektor Tidak Kompatibel
- P2697 Sirkuit Injektor Bahan Bakar A untuk Sistem Aftertreatment Gas Buang Terbuka
- P2698 Kinerja Injektor Bahan Bakar Aftertreatment Gas Buang A
- P2699 Tegangan Rendah pada Sirkuit Injektor Bahan Bakar A untuk Sistem Aftertreatment Gas Buang
- P269A Tegangan Tinggi pada Sirkuit Injektor Bahan Bakar A untuk Sistem Aftertreatment Gas Buang
- P269B Sirkuit Kontrol Busi Pijar untuk Sistem Aftertreatment Gas Buang Terbuka
- P269C Kinerja Kontrol Busi Pijar untuk Sistem Aftertreatment Gas Buang
- P269D Tegangan pada saluran kontrol busi pijar untuk sistem aftertreatment gas buang berada di bawah rentang yang diharapkan. Gangguan pengkabelan seperti ini biasanya disebabkan oleh kabel yang terkikis, air yang masuk melalui seal konektor, atau pin yang terdorong masuk — uji goyang pada harness saat kode aktif sering kali membantu memastikan lokasinya.
- P269E Tegangan pada saluran kontrol busi pijar untuk sistem aftertreatment gas buang berada di atas rentang yang diharapkan. Gangguan pengkabelan seperti ini biasanya disebabkan oleh kabel yang terkikis, air yang masuk melalui seal konektor, atau pin yang terdorong masuk — uji goyang pada harness saat kode aktif sering kali membantu memastikan lokasinya.
- P269F Sirkuit Busi Pijar untuk Sistem Aftertreatment Gas Buang Terbuka
- P26A0 Kinerja Busi Pijar untuk Sistem Aftertreatment Gas Buang
- P26A1 Arus busi pijar untuk sistem aftertreatment gas buang berada di bawah nilai yang diharapkan. Elemen mungkin mengalami putus sebagian atau ukuran pasokan daya tidak memadai.
- P26A2 Arus busi pijar untuk sistem aftertreatment gas buang berada di atas nilai yang diharapkan. Korsleting internal mengurangi resistansi. Gangguan pengkabelan seperti ini biasanya disebabkan oleh kabel yang terkikis, air yang masuk melalui seal konektor, atau pin yang terdorong masuk — uji goyang pada harness saat kode aktif sering kali membantu memastikan lokasinya.
- P26A3 Rentang/Kinerja Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A
- P26A4 Sirkuit Sensor Posisi Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A
- P26A5 Rentang/Kinerja Sirkuit Sensor Posisi Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A
- P26A6 Tegangan Rendah pada Sirkuit Sensor Posisi Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A
- P26A7 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Sensor Posisi Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A
- P26A8 Sirkuit Sensor Posisi Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A Terputus-putus/Tidak Stabil
- P26A9 Kinerja Batas Minimum Sensor Posisi Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A
- P26AA Kinerja Batas Maksimum Sensor Posisi Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A
- P26AB Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A Macet Terbuka
- P26AC Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin B Terbuka
- P26AD Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin B
- P26AE Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin B
- P26AF Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin B Macet Terbuka
- P26B0 Rentang/Kinerja Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin B
- P26B1 Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin A Macet Tertutup
- P26B2 Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin B Macet Tertutup
- P26B3 Kinerja Sirkuit Kontrol Katup Pemutus Bahan Bakar A/Macet Nonaktif
- P26B4 Sirkuit Kontrol Katup Pemutus Bahan Bakar A Macet Aktif
- P26B5 Kinerja Sirkuit Kontrol Katup Pemutus Bahan Bakar B/Macet Nonaktif
- P26B6 Sirkuit Kontrol Katup Pemutus Bahan Bakar B Macet Aktif
- P26B7 Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin C Terbuka
- P26B8 Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin C
- P26B9 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin C
- P26BA Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin C Macet Terbuka
- P26BB Rentang/Kinerja Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin C
- P26BC Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin C Macet Tertutup
- P26BD Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin D Terbuka
- P26BE Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin D
- P26BF Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Katup Bypass Cairan Pendingin Mesin D
- P26C0 Katup Bypass Coolant Mesin D Macet/Terbuka
- P26C1 Rentang/Kinerja Katup Bypass Coolant Mesin D
- P26C2 Katup Bypass Coolant Mesin D Macet Tertutup
- P26C3 Kinerja Sensor Rentang Transmisi Internal Modul Kontrol
- P26C4 Kinerja Pedal Kopling Internal Modul Kontrol
- P26C5 Rangkaian Kontrol Katup Kontrol Aliran Gas Buang A / Terbuka
- P26C6 Rangkaian Kontrol Katup Kontrol Aliran Gas Buang A Rendah
- P26C7 Rangkaian Kontrol Katup Kontrol Aliran Gas Buang A Tinggi
- P26C8 Modul Kontrol Sasis 1 Meminta Lampu MIL Menyala
- P26C9 Modul Kontrol Sasis 2 Meminta Lampu MIL Menyala
- P26CA Rangkaian Kontrol Pompa Coolant Mesin / Terbuka
- P26CB Kinerja Pompa Coolant Mesin/Pompa Macet Mati
- P26CC Rangkaian Kontrol Pompa Coolant Mesin Rendah
- P26CD Rangkaian Kontrol Pompa Coolant Mesin Tinggi
- P26CE Pompa Coolant Mesin Berputar Terlalu Cepat/Udara di Sistem
- P26CF Tegangan Sistem Modul Kontrol Pompa Coolant Mesin
- P26D0 Tegangan Sistem Modul Kontrol Pompa Coolant Mesin Rendah
- P26D1 Tegangan Sistem Modul Kontrol Pompa Coolant Mesin Tinggi
- P26D2 Modul Kontrol Pompa Coolant Mesin Terlalu Panas
- P26D3 Rangkaian Tegangan Suplai Pompa Coolant Mesin
- P26D4 Rangkaian Tegangan Suplai Pompa Coolant Mesin Rendah
- P26D5 Rangkaian Tegangan Suplai Pompa Coolant Mesin Tinggi
- P26D6 Rangkaian Kontrol Kopling Pompa Coolant Mesin / Terbuka
- P26D7 Kinerja Kopling Pompa Coolant Mesin/Kopling Macet pada Posisi Tidak Aktif
- P26D8 Kopling Pompa Coolant Mesin Macet Aktif
- P26D9 Rangkaian Kontrol Kopling Pompa Coolant Mesin Rendah
- P26DA Rangkaian Kontrol Kopling Pompa Coolant Mesin Tinggi
- P26DB Rangkaian Kontrol Suara Mesin A / Terbuka
- P26DC Rangkaian Kontrol Suara Mesin A Rendah
- P26DD Rangkaian Kontrol Suara Mesin A Tinggi
- P26DE Kinerja Rangkaian Kontrol Suara Mesin A
- P26DF Rangkaian Suplai Daya Sensor D / Terbuka
- P26E0 Rangkaian Suplai Daya Sensor D Rendah
- P26E1 Rangkaian Suplai Daya Sensor D Tinggi
- P26E2 Rangkaian Kontrol Lampu Indikator Mode Bahan Bakar Rendah
- P26E3 Rangkaian Kontrol Lampu Indikator Mode Bahan Bakar Tinggi
- P26E4 Rangkaian Relay Starter B
- P26E5 Rangkaian Relay Starter B Rendah
- P26E6 Rangkaian Relay Starter B Tinggi
- P26E7 Rangkaian Tegangan Suplai Aktuator D / Terbuka
- P26E8 Tegangan Rendah pada Sirkuit D Tegangan Suplai Aktuator
- P26E9 Tegangan Tinggi pada Sirkuit D Tegangan Suplai Aktuator
- P26EA Modul Kontrol Pompa Bahan Bakar B
- P26EB Tegangan Sistem Modul Kontrol Bahan Bakar Alternatif
- P26EC Sirkuit Kontrol Suara Mesin B / Terbuka
- P26ED Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Suara Mesin B
- P26EE Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Suara Mesin B
- P26EF Kinerja Sirkuit Kontrol Suara Mesin B
- P26F0 Relai Starter A Macet Aktif
- P26F1 Relai Starter A Macet Nonaktif
- P26F2 Relai Starter B Macet Aktif
- P26F3 Relai Starter B Macet Nonaktif
- P26F4 Sirkuit Kontrol Pompa Pendingin C / Terbuka
- P26F5 Tegangan Rendah pada Sirkuit Kontrol Pompa Pendingin C
- P26F6 Tegangan Tinggi pada Sirkuit Kontrol Pompa Pendingin C
- P26F7 Sirkuit Tegangan Suplai Pompa Pendingin C
- P26F8 Pompa Pendingin C Macet/Tidak Berputar
- P26F9 Suhu Berlebih pada Modul Kontrol Pompa Pendingin C
- P26FA Kecepatan Berlebih Pompa Pendingin C/Udara dalam Sistem
- P26FB Kontrol Bypass Pendingin EGR Macet Tertutup Bank 1
- P26FC Kontrol Bypass Pendingin EGR Macet Tertutup Bank 2
- P26FD Kinerja Modul Kontrol Internal Kompresor A/C
- P26FE Kinerja Kontrol Katup Pengatur Aliran Gas Buang A
- P26FF Input Throttle Konfigurasi Otomatis Tidak Terdeteksi Bank 2