Apa itu Kia EV9?
EV9 adalah SUV listrik besar dengan 3 baris tempat duduk dan merupakan mobil listrik unggulan Kia. Bentuknya yang tegak dan geometris memberi profil SUV yang khas, sementara kabinnya dirancang untuk perjalanan keluarga dan rombongan. Kia menyebutnya sebagai SUV listrik unggulan 3 baris pertamanya. Platform listrik berlantaikan rata membantu menyediakan ruang bagi penumpang di ketiga baris.
Generasi pertamanya dimulai pada 2024. Data registrasi UE dimulai pada 2023, sedangkan data Inggris, AS, dan Kanada dimulai pada 2024.
Generasi dan tenaga
EV9 memiliki 1 generasi, tercatat dari 2024 hingga kini. Semua versi di pasar-pasar ini menggunakan tenaga listrik. Rentang tenaga di UE adalah 113 kW (154 PS) hingga 374 kW (508 PS); data Inggris mencakup 149 kW (203 PS) hingga 384 kW (522 PS), sedangkan Kanada mencakup 149 kW (203 PS) hingga 374 kW (508 PS).
Dalam data registrasi UE, konfigurasi yang paling umum tercatat menghasilkan 283 kW (385 PS), disusul varian serupa dengan tenaga 282 kW (383 PS).
Bagaimana Kia EV9 menggunakan energi?
Sebagai SUV listrik, EV9 menggunakan listrik, bukan bensin atau diesel. Peringkat efisiensi resmi mengikuti prosedur pengujian di tiap pasar, sehingga angka dari negara berbeda perlu dibandingkan dengan cermat. Eropa menggunakan WLTP atau prosedur NEDC yang lebih lama, AS menggunakan pengujian EPA, dan Kanada menggunakan pengujian 5-cycle.
Di mana Kia EV9 dijual?
EV9 dijual di Uni Eropa, Inggris, Amerika Serikat, dan Kanada. Data registrasi UE mencakup 2023–2025 dengan total 17.639. Data Inggris, AS, dan Kanada dimulai pada 2024 dan berlanjut hingga 2026.
Pertanyaan dan jawaban
Berapa baris tempat duduk Kia EV9?
EV9 adalah SUV dengan 3 baris tempat duduk.
Apakah Kia EV9 bertenaga listrik?
Ya. Versi di UE, Inggris, AS, dan Kanada menggunakan tenaga listrik.
Berapa tenaga yang dihasilkan EV9?
Rentang tenaga yang tercatat adalah 113 kW (154 PS) hingga 384 kW (522 PS), bergantung pada pasar.
Kapan EV9 mulai dijual di pasar yang tercantum?
Data registrasi UE dimulai pada 2023; data Inggris, AS, dan Kanada dimulai pada 2024.






